Monday, February 2, 2009

Pasta de Waraku



Restoran yang satu ini benar-benar menjadi place of interest di Grand Indonesia.. hadir dengan mengusung tema Japanese Casual Pasta & Cafe Restaurant, tepat di area dengan tema Jepang di salah satu sudut Grand Indonesia.. Banyak orang lantas berdiri melihat-lihat display yang dipajang di depan restoran, beberapa terlihat berfoto-foto didepan display itu, bahkan ada yang membawa kamera professional untuk sekedar bernarsis-narsis ria.. Saya lantas berpikir, tingkat narsis di Jakarta sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan..

Contoh-contoh display:

Jangan dimakan, 100% lilin.. hihihi...

Kamu yang datang ke Restoran pada saat jam makan harus rela antri, contohnya saya yang mendapatkan kertas antrian ini :


Nomor antrian, huruf A dengan tanda bendera dibawahnya, hihihi..

Setelah menunggu lebih kurang 10 menit, kami dipanggil.. Begitu masuk ke dalam restoran ternyata restoran itu kecil, tidak heran kalau waiting listnya panjang.. dari luar terlihat luas karena di ujung dipasang cermin yang besar, membuat ruangan seakan menjadi 2 kali lebih besar..

Setelah duduk, seorang pelayan langsung menyerahkan buku menu ke kami, kami langsung bertanya :
"Pastanya bikinan sendiri atau uda jadi, mas ?"
"Ada yang impor, ada yang lokal"
"hmm...."
* Pelayan pergi tanpa aba-aba, meninggalkan sejuta tanda tanya.

Cukup lama waktu yang kami habiskan untuk memilih makanan apa yang ingin dimakan meskipun kami sudah memutuskan mau makan apa ketika melihat-lihat pajangan didepan, karena di menu ada makanan yang lain dan semuanya terlihat menarik..! buktinya ibu-ibu yang masuk bareng kami di meja sebelah ngomong gini ke pelayannya, "Bentar ya mbak, saya naksir semuanya" dan mas-mas yang diujung pun mengedipkan matanya..


10 Most Popular Dish of The Month - January 2009


Hai, ada keju parmesan disini, haha.. pindahan dari Pizza Hut kali yach ?

Untuk semua jenis pasta disini, kamu bisa memilih, mau pakai pasta biasa atau fettuccine, kami memilih pasta biasa karena semua displaynya pasta biasa.. pilihan kami jatuh pada;

1. Chicken Katsu Tamatoji (Rp. 58.000,-)
Pada menu


Aslinya



Pasta ini menurut si pelayannya merupakan pasta yang cukup banyak dipesan orang, dan menurut dia juga enak rasanya.. ternyata, rasa pasta yang ini pada suapan pertama cukup enak tapi kesan yang ditinggalkannya adalah "Biasa aja"..

Rasanya secara keseluruhan agak asin, tapi juga manis.. Kesan biasa saja itu bisa jadi timbul karena porsi yang disajikan cukup besar, atau mungkin juga karena menu ini tidak masuk top 10 popular dish of the month... hehe..

2. Gratin Set (Rp. 78.000,-)
Pada menu


Pastanya saya pilih yang ini :


Aslinya



Pasta yang satu ini memiliki rasa susu yang dominan, seperti pasta pada Pizza Hut.. Telur yang disajikan setengah matang, beberapa orang memesan telurnya matang, atau bisa juga langsung dicampur ke pastanya panas-panas, atau kalau anda suka, boleh juga ditelan bulat-bulat.. hehe..

Soupnya enak, manis dan tidak bikin haus, sayang porsinya sedikit sekali.. saladnya pun segar dan cenderung pahit untuk anda yang tidak prefer sayuran.. dan makaroninya pun enak dengan udang yang besar dan manis..!

Porsi pastanya besar, terlihat dari mangkok yang digunakan untuk menyajikannya ;


Ini adalah mangkok yang digunakan untuk menyajikan "Soup pasta", bukan vas bunga..

3. Hot and Cold Ocha (@Rp. 10.000,-) Free Flow
Pada menu


Aslinya


Disini, Ochanya lumayan terasa, tidak seperti di tempat lain yang menyajikan air putih berwarna hijau dan diklaim sebagai Ocha.. untuk Hot Ocha, refill dengan air panas, sedangkan Cold Ocha, refill dengan ocha dingin yang baru..

4. Tiramisu Parfait (Rp. 33.000,-)
Pada Menu


Aslinya


Es krim Vanilla nya dingin (ya iya lah ya...), meskipun tidak selembut es krim semacam Wall's dan Campina tapi bolehlah.. Tapi, corn flakes yang mudah nyangkut di gigi, Tiramisu yang kecil, pisang yang hampir manis, serta strawberry yang super asam membuat dessert yang satu ini not recommended, mending jalan dikit ke Häagen-Dazs daripada dessert yang ini..


Total + Service + Tax = Rp. 218.295,-



Nilai :
  • Kebersihan : 9/10
  • Pelayanan : 7/10 - Pelayan di front door agak cuek memberi kesan "you take it or leave it"
  • Rasa Makanan : 7/10 - Beberapa dari kamu bisa bilang enak, beberapa bisa bilang biasa aja.. buat saya : Biasa aja
  • Harga : 7/10 - Harganya mahal untuk pasta yang seperti itu, tapi cukup worthed karena hal lain
  • Suasana Restoran : 8/10 - Harus kuakui, suasananya cukup nyaman

12 comments:

  1. gile Q, makan berdua 200ribu??? mahal bangett..
    btw, lo foto2 makanannya ga diliatin pelayannya yaa?? hehehe -OJ-

    ReplyDelete
  2. di beberapa restoran sih gw diliatin, hahaha..

    cuek aja :D

    ReplyDelete
  3. Chicken Katsu Tamatoji nya beda banget antara gambar ama aslinya >.<

    btw, thanks buat reviewnya

    YS

    ReplyDelete
  4. blm sempet nyobain banana choco parfait pas dtg... TT___TT

    ReplyDelete
  5. reviewnya keren, detil...t4 ini menarik karena unik penyajiannya...masalah rasa sih, males deh buat dateng 2x

    ReplyDelete
  6. Asli nih tempat ga recomended deh, displaynya terlihat beda dengan aslinya...

    ReplyDelete
  7. nice revieww....

    ReplyDelete
  8. Aku tambahin ya. Dulu aku juga pernah makan di Grand Indonesia dan pesan FRIED RICE Tomato dan rasanya enak tetapi nasinya agak keras !?!?!?!?!

    ReplyDelete
  9. yang ada cream sauce or telur setengah matangnya rata2 enak ^ ^

    ReplyDelete
  10. mengecewakan !! Pas kebetulan saya ke Jepang saya coba dan bandingkan dgn yg di G.I.. bedanya bagai surga & neraka.. Not recommended

    ReplyDelete
  11. Saya mencoba tempat ini akhir Mei yang lalu.

    Bersama istri saya, kami nyoba pasta. Satu dengan Scallop + bumbu khas Jepang, namanya apa ya....lupa, satu dengan seafood + saus tomat.
    Fusi rasa Jepang dengan pasta ...ya bolehlah...meski jujur aja saya lebih suka makanan Jepang atau Italia saja tanpa upaya fusi fusian. Es krim dengan kacang merah nya cukup enak, meski bola kanji bulet nya bener bener tak berasa.

    ReplyDelete